Senin, 04 Mei 2015

PKM UNJ 2, dari UNJ untuk Desa Pisangan Cemara, Karawang


1 Mei 2015

                Perjalanan PKMUNJ telah tiba pada part PKMU 2, dimana kami para peserta dikumpulkan distasiun Kota pada pukul 08.00 WIB. Tiba disana, ternyata loket karcis belum buka namun antrian sudah panjang. Sampai disana, saya dan anggota kelompok saya segera menemui pantia yang sudah standby dan segera antri untuk membeli tiket. Setelah mendapat tiket, sekitar pukul 10.15 WIB kami bersiap menaiki kereta. Tiba dikereta kita pun mencari tempat duduk dengan –lumayan- pengorbanan, yap bagaimana tidak kereta yang kami naiki ternyata sudah dipenuhi oleh para penumpang. Akhirnya kami duduk dan tiba di stasiun karawang pukul 11.55 WIB.

                Tiba disana, laki-laki langsung bersiap untuk sholat jumat dan perempuannya dikondisikan untuk makan siang. Dengan menggunakan angkot, kita tiba di Pantai Pisangan Cemara Karawang sekitar pukul 16.00. Melihat suasana yang jauh berbeda dari Jakarta, rasanya senang melihat laut yang membentang sejauh mata memandang. Sampai disana ada pembukaan dan pengarahan oleh panitia. Lalu kami pun diajak ke homestay yang akan kami tempati selama 3 hari. Homestay yang kami tempati jaraknya tidak jauh dari masjid. Pak Roto dan Bu Nene selaku pemilik rumah pun menyambut hangat kedatangan kami. Tiba di homestay kami berisitirahat dan beberes barang bawaan kami. Setelah siap, kami pun masak untuk makan malam dan bersiap untuk presentasi penugasan kelompok.
                  Presentasi penugasan pun dimulai sekitar pukul 20.00 WIB di aula masjid. Presentasi pertama tentang kunjungan ke kementrian. Presentasi pun usai pada pukul 22.00 dan akan dilanjutkan kembali pada esok hari. Kamipun kembali ke homestay masing-masing dan beristirahat untuk melanjutkan kegiatan esok hari

2 Mei 2015
                Pagi hari dikarawang. Kami bangun pada pukul 04.00 WIB. Solat malam, tilawah, solat subuh, bersih-bersih lalu lanjut masak untuk sarapan. Kamipun makan pagi bersama, walau dengan menu sederhana namun  terasa nikmat.
Setelahnya kami kembali lagi ke aula masjid untuk melanjutkan presentasi. Kelompok 1 pun maju untuk mempresentasikan kunjungan ke Kemenpora. Presentasi sesi pertama pun  berakhir dan dilanjutkan langsung ke presentasi kunjungan ke BEM universitas lain. Sekitar pukul 11.00 presentasi dihentikan dan dilanjut dengan materi. Materi pertama di PKMU 2 ini berjudul “Kontra Intelejen” yang disampaikan oleh Bang Abdul Aziz, kadept sospol Bem UNJ pada masanya dan pendiri Rumah Sedekah. Dengan gayanya yang asik, bang Aziz menjelaskan terkait apa itu kontra intelejen.
                Kontra intelejen merupakan usaha nasional untuk mencegah badan intelejen asing dan gerakan politik yang dikendalikan kekuatan serta kelompok asing. Tujuannya untuk mencegah pihak lawan dalam mengambil informasi dan data-data yang valid. Dikampus sendiri, kontra intelejen membuat mahasiswa bungkam oleh kasus-kasus kemakmuran rakyat serta menimbulkan sikap curiga antar mahasiswa. Materi singkat yang disampaikan dengan luar biasa.
                Setelah itu kami pun dipersilahkan untuk kembali ke homestay untuk ISHOMA. Setelah masak dan makan bersama kamipun melanjutkan presentasi kunjungan BEM Universitas lain. Dan sekitar pukul 16.30 WIB ada materi kedua di PKMU 2 ini. Materi Public Relation disampaikan oleh Abang luar biasa yang sangat menginspirasi. Bang Akmal Diky. Mantan Ketua BEM UNJ tahun 2008 ini memiliki pengetahuan yang luas. Dengan pembawaan yang santai dan penyampaian yang lugas, kami selaku peserta dengan seksama memperhatikan apa yang disampaikan. Senja dipinggir pantai manambah kesyahduan kala itu. Beliau menjelaskan bahwa Public relation erat kaitannya dengan membangun opini public, mendelivered setiap kebijkakan terkait seta mengetahui respon masyarakat. Berbeda dengan humas, public relation ini memiliki pembahasan yang lebih dalam.
                Setelah selesai materi kedua, ka Rizky Fajrianto selaku koordinator acara PKMU memberi pebugasan kepada kami. Berkaitan dengan 2 Mei yang merupakan hardiknas, beliau mengintruksikan untuk melakukan foto bersama dengan salah satu warga sambil memegang tulisan “selamat hari pendidikan nasional” dan menanyakan opini mereka tentang pendidikan zaman sekarang. Sayapun segera mencari warga setempat untuk menyelesaikan penugasan tersebut. Bertemulah saya dengan Udin, pemuda asli Pisangan usia 16 tahun.
                Malam harinya, kami kembali ke homestay dan bersiap masak untuk menjamu para warga setempat. Mulai pukul 20.30 dengan ditemani gerisimis romantis, masing-masing kelompok menyarahkan makanan yang sudah dipersiapkan. Kamipun berkumpul dimasjid bersama para warga Pisangan. Sungguh kebersamaan yang indah...............


3 Mei 2015
                Hari terakhir di desa Pisangan, pantai cemara Karawang. Seperti biasa, pagi hari kami memasak untuk sarapan dan setelahnya melanjutkan kembali presentasi ke tata kelola yang ada di UNJ. Presentasi berjalan lancar dengan antusias yang masih luar biasa. Setelah itu dilanjut dengan agenda pengabdian masyarakat. Peserta dibagi menjadi 3 kelompok yaitu; 3 orang untuk memasak makan siang, 4 orang untuk melakukan kerja bakti bersih-bersih pantai dan sisanya melakukan pengajaran bagi anak-anak disekitar. Sebenarnya tidak hanya peserta yang melakukan pengabdian masyarakat ini melainkan pengurus BEM UNJ itu sendiri ikut terlibat didalamnya.
                Saya pun mengajukan diri untuk mengajar anak-anak sekitar kampung. Dengan antusias yang besar, saya dan teman-teman kelompok lain mengumpulkan anak-anak sekitar untuk bermain bersama. Kami merasa sangat bahagia ketika melihat senyum dan tawa mereka. Dengan polosnya mereka ikut bernyanyi bersama dan melakukan hal-hal menyenangkan lainnya. Ternyata benar, bahwa kebahagiaan bukan hanya dari materi. Bahkan mereka telah banyak memberikan pelajaran bagi saya dan teman-teman lain bahwasannya manusia sangat patut  bersyukur atas apa yang dimiliki dan atas yang telah Allah berikan.
                Setelah usai, berlanjut ke acara selanjutnya yakni kapita selekta dan sosialisasi renstra. Disini kakak-kakak BEM UNJ Kabinet Inspirasi memaparkan terkait seluk beluk BEM UNJ yang dipandu langsung oleh Kak Roni Setiawan dan Kak Irvandi Faisal.
                Selepas itu, kami dikondisikan untuk bersih-bersih dan persiapan pulang. Sebelumnya kami menyerahkan bingkisan kepada Pak Roto dan Bu Nene sebagai tanda terimakasih karena sudah bersedia kami repotkan selama 3 hari.
                Acara pun ditutup dengan foto bersama dan doa. tak lupa squad Fakultas Teknik menyempatkan diri untuk bereksis didepan kamera. kami teknik dan kami bangga!
Setelah itu kami dilepas untuk pulang ke jakarta dengan menggunakan Truk sampai ke stasiun dan dilanjutkan dengan kereta. Akhirnya kami tiba dijakarta pada pukul 19.30 WIB
                Sungguh pengalaman yang menyenangkan dan mengesankan. Banyak pelajaran yang akhirnya membuat saya secara pribadi menyadari bahwasannya apapun yang terjadi sungguh Allah telah memberikan kita sebaik-baik pemberian asalkan rasa syukur tetap tertanam dihati kita


Terimakasih desa Pisangan, Cemara Karawang atas 3 hari berharganya :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar