Perjalanan
PKMUNJ telah tiba pada part PKMU 2, dimana kami para peserta dikumpulkan
distasiun Kota pada pukul 08.00 WIB. Tiba disana, ternyata loket karcis belum
buka namun antrian sudah panjang. Sampai disana, saya dan anggota kelompok saya
segera menemui pantia yang sudah standby dan segera antri untuk membeli tiket.
Setelah mendapat tiket, sekitar pukul 10.15 WIB kami bersiap menaiki kereta.
Tiba dikereta kita pun mencari tempat duduk dengan –lumayan- pengorbanan, yap
bagaimana tidak kereta yang kami naiki ternyata sudah dipenuhi oleh para
penumpang. Akhirnya kami duduk dan tiba di stasiun karawang pukul 11.55 WIB.
Tiba
disana, laki-laki langsung bersiap untuk sholat jumat dan perempuannya dikondisikan
untuk makan siang. Dengan menggunakan angkot, kita tiba di Pantai Pisangan
Cemara Karawang sekitar pukul 16.00. Melihat suasana yang jauh berbeda dari
Jakarta, rasanya senang melihat laut yang membentang sejauh mata memandang. Sampai
disana ada pembukaan dan pengarahan oleh panitia. Lalu kami pun diajak ke
homestay yang akan kami tempati selama 3 hari. Homestay yang kami tempati jaraknya
tidak jauh dari masjid. Pak Roto dan Bu Nene selaku pemilik rumah pun menyambut
hangat kedatangan kami. Tiba di homestay kami berisitirahat dan beberes barang
bawaan kami. Setelah siap, kami pun masak untuk makan malam dan bersiap untuk
presentasi penugasan kelompok.
Presentasi
penugasan pun dimulai sekitar pukul 20.00 WIB di aula masjid. Presentasi pertama
tentang kunjungan ke kementrian. Presentasi pun usai pada pukul 22.00 dan akan
dilanjutkan kembali pada esok hari. Kamipun kembali ke homestay masing-masing dan
beristirahat untuk melanjutkan kegiatan esok hari
2 Mei 2015
Pagi
hari dikarawang. Kami bangun pada pukul 04.00 WIB. Solat malam, tilawah, solat
subuh, bersih-bersih lalu lanjut masak untuk sarapan. Kamipun makan pagi
bersama, walau dengan menu sederhana namun
terasa nikmat.
Setelahnya kami kembali lagi ke
aula masjid untuk melanjutkan presentasi. Kelompok 1 pun maju untuk
mempresentasikan kunjungan ke Kemenpora. Presentasi sesi pertama pun berakhir dan dilanjutkan langsung ke
presentasi kunjungan ke BEM universitas lain. Sekitar pukul 11.00 presentasi
dihentikan dan dilanjut dengan materi. Materi pertama di PKMU 2 ini berjudul “Kontra
Intelejen” yang disampaikan oleh Bang Abdul Aziz, kadept sospol Bem UNJ pada masanya
dan pendiri Rumah Sedekah. Dengan gayanya yang asik, bang Aziz menjelaskan
terkait apa itu kontra intelejen.
Kontra
intelejen merupakan usaha nasional untuk mencegah badan intelejen asing dan
gerakan politik yang dikendalikan kekuatan serta kelompok asing. Tujuannya untuk
mencegah pihak lawan dalam mengambil informasi dan data-data yang valid. Dikampus
sendiri, kontra intelejen membuat mahasiswa bungkam oleh kasus-kasus kemakmuran
rakyat serta menimbulkan sikap curiga antar mahasiswa. Materi singkat yang
disampaikan dengan luar biasa.
Setelah
itu kami pun dipersilahkan untuk kembali ke homestay untuk ISHOMA. Setelah masak
dan makan bersama kamipun melanjutkan presentasi kunjungan BEM Universitas
lain. Dan sekitar pukul 16.30 WIB ada materi kedua di PKMU 2 ini. Materi Public
Relation disampaikan oleh Abang luar biasa yang sangat menginspirasi. Bang Akmal
Diky. Mantan Ketua BEM UNJ tahun 2008 ini memiliki pengetahuan yang luas. Dengan
pembawaan yang santai dan penyampaian yang lugas, kami selaku peserta dengan
seksama memperhatikan apa yang disampaikan. Senja dipinggir pantai manambah
kesyahduan kala itu. Beliau menjelaskan bahwa Public relation erat kaitannya
dengan membangun opini public, mendelivered setiap kebijkakan terkait seta
mengetahui respon masyarakat. Berbeda dengan humas, public relation ini
memiliki pembahasan yang lebih dalam.
Setelah
selesai materi kedua, ka Rizky Fajrianto selaku koordinator acara PKMU memberi
pebugasan kepada kami. Berkaitan dengan 2 Mei yang merupakan hardiknas, beliau
mengintruksikan untuk melakukan foto bersama dengan salah satu warga sambil
memegang tulisan “selamat hari pendidikan nasional” dan menanyakan opini mereka
tentang pendidikan zaman sekarang. Sayapun segera mencari warga setempat untuk
menyelesaikan penugasan tersebut. Bertemulah saya dengan Udin, pemuda asli
Pisangan usia 16 tahun.
Malam
harinya, kami kembali ke homestay dan bersiap masak untuk menjamu para warga
setempat. Mulai pukul 20.30 dengan ditemani gerisimis romantis, masing-masing
kelompok menyarahkan makanan yang sudah dipersiapkan. Kamipun berkumpul
dimasjid bersama para warga Pisangan. Sungguh kebersamaan yang
indah...............
3 Mei 2015
Hari
terakhir di desa Pisangan, pantai cemara Karawang. Seperti biasa, pagi hari
kami memasak untuk sarapan dan setelahnya melanjutkan kembali presentasi ke
tata kelola yang ada di UNJ. Presentasi berjalan lancar dengan antusias yang
masih luar biasa. Setelah itu dilanjut dengan agenda pengabdian masyarakat. Peserta
dibagi menjadi 3 kelompok yaitu; 3 orang untuk memasak makan siang, 4 orang
untuk melakukan kerja bakti bersih-bersih pantai dan sisanya melakukan
pengajaran bagi anak-anak disekitar. Sebenarnya tidak hanya peserta yang
melakukan pengabdian masyarakat ini melainkan pengurus BEM UNJ itu sendiri ikut
terlibat didalamnya.
Saya
pun mengajukan diri untuk mengajar anak-anak sekitar kampung. Dengan antusias
yang besar, saya dan teman-teman kelompok lain mengumpulkan anak-anak sekitar
untuk bermain bersama. Kami merasa sangat bahagia ketika melihat senyum dan
tawa mereka. Dengan polosnya mereka ikut bernyanyi bersama dan melakukan
hal-hal menyenangkan lainnya. Ternyata benar, bahwa kebahagiaan bukan hanya
dari materi. Bahkan mereka telah banyak memberikan pelajaran bagi saya dan
teman-teman lain bahwasannya manusia sangat patut bersyukur atas apa yang dimiliki dan atas yang
telah Allah berikan.
Setelah
usai, berlanjut ke acara selanjutnya yakni kapita selekta dan sosialisasi
renstra. Disini kakak-kakak BEM UNJ Kabinet Inspirasi memaparkan terkait seluk
beluk BEM UNJ yang dipandu langsung oleh Kak Roni Setiawan dan Kak Irvandi
Faisal.
Selepas
itu, kami dikondisikan untuk bersih-bersih dan persiapan pulang. Sebelumnya kami
menyerahkan bingkisan kepada Pak Roto dan Bu Nene sebagai tanda terimakasih
karena sudah bersedia kami repotkan selama 3 hari.
Acara
pun ditutup dengan foto bersama dan doa. tak lupa squad Fakultas Teknik menyempatkan diri untuk bereksis didepan kamera. kami teknik dan kami bangga!
Setelah itu kami dilepas untuk pulang
ke jakarta dengan menggunakan Truk sampai ke stasiun dan dilanjutkan dengan
kereta. Akhirnya kami tiba dijakarta pada pukul 19.30 WIB
Sungguh
pengalaman yang menyenangkan dan mengesankan. Banyak pelajaran yang akhirnya
membuat saya secara pribadi menyadari bahwasannya apapun yang terjadi sungguh
Allah telah memberikan kita sebaik-baik pemberian asalkan rasa syukur tetap
tertanam dihati kita
Terimakasih desa Pisangan, Cemara
Karawang atas 3 hari berharganya :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar