PKM UNJ 2015
LEADING THE CHANGE!
BEM UNJ 2015 – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta mengadakan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa tingkat Universitas 1 pada Jumat lalu di Kampus D UNJ gedung D psikologi, Halimun. Bang Devrizal Siregar, menjadi pembicara dalam materi Manajemen issu. Mantan ketua BEM UNJ 20013 ini adalah alumni UNJ Fakultas Ilmu Keolahragaan. Bang Dev, begitu sapaan akrabnya dengan sangat lugas menjelaskan mengenai materi ini
Materi pertama diawali dengan pengertian manjemen issu. Manajemen issu adalah suatu pengaturan dan pengelolaan isu mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawalan issu yang mulai berkembang di masyarakat. Membangun opini publik dan memperjuangkan issu yang ada jika itu berkaitan dengan rakyat. Tujuannya adalah untuk mengontrol kebijakan publik.
Kita harus dapat membaca issu yang sedang berkembang dari segala sudut pandang tujuannya agar si pengelola issu ini dapat mengetahui langkah selanjutnya dan kemudian mengelola issu tersebut. Pengembangan issu dapat menggunakan berbagai media. Zaman sekarang sudah sangat mudah membolak balikan opini publik dengan adanya media sosial yang mudah diakses. Sikap yang harus kita terapkan adalah tetap tenang dan tidak reaktif.
Materi kedua disampaikan oleh Bang Adam Irdan dari IISIP Jakarta. Bang Adam menjelaskan rekayasa sosial adalah menipu dengan cara halus akan suatu peristiwa yang terjadi sehingga masyarakat mengikuti kondisi rekayasa si perekayasa tersebut. Kondisi rekayasa tersebut seakan-akan menjadi benar meskipun tidak seratus persen benar.
Beberapa contoh yang ia sebutkan terkait rekayasa sosial
1. Pada Perang Dunia II terjadi peperangan antara Amerika Serikat dengan Vietnam. pada saat itu Vietnam lah yang memenangkan peperangan, namun rekayasa pun dibuat seolah Amerika memberi kemenangan kepada Vietnam. Adanya film “Rambo” membuat rekayasa itu semakin jelas
2. Kemacetan yang terjadi di jalan Sudirman, Polisi dan para pejabat boleh melewati lampu merah
3. Rekayasa cuaca ketika teknologi semakin canggih, para pembuat rekayasa mengolah sedemikian rupa agar hujan dapat turun
4. Pada zaman orde baru, Ir. Soekarno dibuat menjadi sosok yang dianggap PKI.
Adapun fasilitas yang disebutkan Bang Adam dalam rekayasa sosial
1. Perorangan.
2. Kelompok atau komunitas atau organisasi.
3. Media.
Dampak yang ditimbulkan dari adanya rekayasa sosial
1. Krisis kepercayaan
2. Timbulnya perasaan saling curiga
3. Sulit mengetahui yang benar dan yang salah
Mirisnya, korban rekayasa sosial ini aru akan menyadari ketika sudah tiba pada hasil akhir dari kondisi rekayasa sosial tersebut.
Itulah dua materi yang diberikan saat PKM UNJ 1. Selanjutnya rangkaian PKM UNJ ini akan dilanjutkan pada tanggal 1-3 Mei 2015 dan 9 Mei 2015
LEADING THE CHANGE!
BEM UNJ 2015 – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta mengadakan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa tingkat Universitas 1 pada Jumat lalu di Kampus D UNJ gedung D psikologi, Halimun. Bang Devrizal Siregar, menjadi pembicara dalam materi Manajemen issu. Mantan ketua BEM UNJ 20013 ini adalah alumni UNJ Fakultas Ilmu Keolahragaan. Bang Dev, begitu sapaan akrabnya dengan sangat lugas menjelaskan mengenai materi ini
Materi pertama diawali dengan pengertian manjemen issu. Manajemen issu adalah suatu pengaturan dan pengelolaan isu mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawalan issu yang mulai berkembang di masyarakat. Membangun opini publik dan memperjuangkan issu yang ada jika itu berkaitan dengan rakyat. Tujuannya adalah untuk mengontrol kebijakan publik.
Kita harus dapat membaca issu yang sedang berkembang dari segala sudut pandang tujuannya agar si pengelola issu ini dapat mengetahui langkah selanjutnya dan kemudian mengelola issu tersebut. Pengembangan issu dapat menggunakan berbagai media. Zaman sekarang sudah sangat mudah membolak balikan opini publik dengan adanya media sosial yang mudah diakses. Sikap yang harus kita terapkan adalah tetap tenang dan tidak reaktif.
Materi kedua disampaikan oleh Bang Adam Irdan dari IISIP Jakarta. Bang Adam menjelaskan rekayasa sosial adalah menipu dengan cara halus akan suatu peristiwa yang terjadi sehingga masyarakat mengikuti kondisi rekayasa si perekayasa tersebut. Kondisi rekayasa tersebut seakan-akan menjadi benar meskipun tidak seratus persen benar.
Beberapa contoh yang ia sebutkan terkait rekayasa sosial
1. Pada Perang Dunia II terjadi peperangan antara Amerika Serikat dengan Vietnam. pada saat itu Vietnam lah yang memenangkan peperangan, namun rekayasa pun dibuat seolah Amerika memberi kemenangan kepada Vietnam. Adanya film “Rambo” membuat rekayasa itu semakin jelas
2. Kemacetan yang terjadi di jalan Sudirman, Polisi dan para pejabat boleh melewati lampu merah
3. Rekayasa cuaca ketika teknologi semakin canggih, para pembuat rekayasa mengolah sedemikian rupa agar hujan dapat turun
4. Pada zaman orde baru, Ir. Soekarno dibuat menjadi sosok yang dianggap PKI.
Adapun fasilitas yang disebutkan Bang Adam dalam rekayasa sosial
1. Perorangan.
2. Kelompok atau komunitas atau organisasi.
3. Media.
Dampak yang ditimbulkan dari adanya rekayasa sosial
1. Krisis kepercayaan
2. Timbulnya perasaan saling curiga
3. Sulit mengetahui yang benar dan yang salah
Mirisnya, korban rekayasa sosial ini aru akan menyadari ketika sudah tiba pada hasil akhir dari kondisi rekayasa sosial tersebut.
Itulah dua materi yang diberikan saat PKM UNJ 1. Selanjutnya rangkaian PKM UNJ ini akan dilanjutkan pada tanggal 1-3 Mei 2015 dan 9 Mei 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar