Sabtu, 27 Juni 2015

RINDU

ketika disebut kata rindu, apa yang langsung terbesit?

jarak, sosok, momen, tempat atau apapun itu yang menjadi alasan adanya kata 'rindu'






kawan, tak ada yang salah dari perasaan rindu bukan? ketika sesorang memutuskan untuk pergi, ketika merelakan menjadi sangat menyakitkan, ketika pertemuan menjadi yang paling dinanti. 
atau bahkan momen lah yang membuat kata rindu itu ada. dimana setiap detik yang terlewat menjadi sangat berarti, dimana desahan nafas yang membersamai menjadi satu hal yang ingin diulang

kawan, apa yang kau rasa ketika rindu itu menyerang? gelisah yang tiada ujung, harapan yang tak terkendali, galau yang menyerang bertubi.
tapi tahukan kawan, ku rasa tak ada yang salah dari rindu. ia hanya mencoba memberi kita pelajaran bahwa ada hal-hal yang memang harus dihargai sebelum senja kehilangan itu datang. ada rasa yang tak bisa dibayar dengan apapun ketika kebersamaan itu menjelma menjadi suatu yang menakjubkan. ada kebahagiaan tulus yang mendewasakanmu, ada kejujuran disetiap percakapan yang tiap detiknya kata-kata itu tak pernah bisa ditarik kembali.

kawan, jika seorang sosoklah yang kau rindu izinkan aku mengutip salah satu perkataan Azhar Nurun Ala dalam salah satu bukunya
       "suatu hari kau akan sadar, kadang rindu lebih indah dari apapun. bahkan dari temu yang kau damba itu sendiri"
seindah itu Azhar memaknai kata rindu. lantas, apa yang bisa kita khawatirkan?

jika momen yang kau rindukan , bukankah itu membuat kita untuk semakin dewasa? untuk dapat menghargai dan mensyukuri setiap detik yang kita punya? pernyataan klasik memang, namun sangat bermakna dalam. jika kau tau betapa momen itu tak bisa diulang, kau akan memberikan yang terbaik dari apa yang kau punya bukan? 

lagi-lagi, tak ada yang salah dari rindu. ia hadir untuk memberi banyak pelajaran bagi kita. membuat kita menjadi manusia yang lebih bersyukur untuk hal-hal yang kita punya.
ketika rindu itu mengikis ketangguhan kita, percayakah bahwa rindu pula lah yang membuat kita kuat?
rindu yang membuat seorang anak rantauan bersemangat dalam menyelesaikan studinya
rindu yang membuat angin berhembus kencang untuk menurunkan tetesan air hujan itu kebumi
bahkan rindu dibutuhkan untuk menguji seberapa tegar kita dapat bergerak tanpa harus retak


indah bukan?
ketika rindu dapat menjadikan kita kuat, kau tau apa yang paling di rindu? 
ya. rindu bertemu dengan Rabbmu di jannah Nya kelak. inilah puncak rindu yang paling indah.
rindu ini yang memacu semangat ibadah kita melonjak naik, 
rindu semacam ini yang membuat kita selalu berhusnudzon atas tiap rentetan takdirNya,
rindu ini yang membuat kita sadar bahwasannya ada yang selalu mengawasi gerak gerik kita,
rindu seindah ini yang membuat kita terus istiqomah menebar kebajikan dibumiNya,
rindu ini yang membuktikan bahwa kasih sayang Nya kepada kita tak pernah redup,
rindu yang mengajarkan kita menjadi hamba yang bersyukur, mengajarkan kita menjadi manusia yang berpegang teguh pada agamaNya, menjadikan kita menjadi hamba yang tak banyak keluh, mengajarkan kita bahwasannya hidup ini hanya tempat untuk mempersiapkan segala. mempersiapkan pertemuan yang kita nanti-nanti. pertemuan dengan Rabb kita. 
dan sampai waktunya kelak, rindu ini pula yang akan menjadikan kita sosok hamba yang juga dirindu oleh jannahNya.


di hari kesepuluh Ramadhan,

untuk kau yang sedang merindu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar